Inilah Kesesatan Aqidah Syi’ah
Abdullah bin Muhammad As-Salafi  
  Kunjungan Buku : 61945  
Inilah Kesesatan Aqidah Syi’ah
     Inilah Kesesatan Aqidah Syi’ah
     Mukaddimah
     Sejarah Lahirnya Rafidhah
     Sebab Penamaan Syi’ah dengan Rafidhah
     Berbagai Macam Sekte Rafidhah
     Aqidah Bada’ yang Diyakini oleh Rafidhah
     Aqidah Rafidhah tentang Sifat-sifat Allah
     Aqidah Rafidhahtentang al-Qur'an yang Dijaga Keotentikannya oleh Allah
     Aqidah Rafidhah tentang Para Sahabat Rasulullah
     Sisi Kesamaan Antara Yahudi dan Rafidhah
     Aqidah Rafidhah tentang Imam-imam Mereka
     Aqidah Raj’ah bagi Rafidhah
     Aqidah Rafidhah tentang Taqiyyah
     Aqidah Rafidhah tentang ath-Thinah
     Aqidah Rafidhah tentang Ahlus Sunnah
     Aqidah Rafidhah tentang Nikah Mut’ah dan Keutamaannya
     Aqidah Rafidhah tentang Kota Najf dan Karbala serta Keutamaan Menziarahinya
     Sisi Perbedaan Antara Syi’ah dan Ahlus Sunnah
     Aqidah Rafidhah tentang Hari ‘Asyura dan Keutamaannya Menurut Mereka
     Aqidah Rafidhah tentang Bai’at
     Hukum Pendekatan Antara Ahlus Sunnah yang Mengesakan Allah dengan Syi’ah yang Menyekutukan-Nya
     Komentar Ulama Salaf dan Khalaf tentang Rafidhah
     Surat al-Wilayah yang Diakui Rafidhah Termasuk Satu Surat dalam al-Qur’an
     Lauh Fathimah Didakwakan Sebagai Wahyu yang Turun kepada Fathimah
     Doa Dua Patung Quraisy
     Penutup
     Referensi Penting untuk Membantah Aqidah Syi’ah
     Buku-buku Kontemporer
     Beberapa Situs Rujukan untuk Membantah Syi'ah
     Sambutan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
 
Doa Dua Patung Quraisy

Yang dimaksud oleh Syi’ah tentang doa dua pa-tung Quraisy ini adalah mendoakan keburukan kepa-da Abu Bakar dan Umar c. Teks doa itu seperti di bawah ini:

بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ اَللَّهُمَّ الْعَنْ صَنَمَيْ قُرَيْشٍ وَجِبْتَيْهَا وَطَاغُوْتَيْهُمَا وَإِفْكَيْهَا وَبْنَتَيْهِمَا اللَّذِيْنَ خَالَفَا أَمْرَكَ وَأَنْكَرَا وَحْيَكَ وَجَحَدَا نِعَامَكَ وَعَصَيَا رَسُولَكَ وَقَلَّبَا دِيْنَكَ وَحَرَّفَا كَتَابَكَ وَأَحَبَّا أَعْدَاءَكَ وَجَجَدَا آَلاَءَكَ، وَعِّطَلاَ أَحْكَا مَكَ وَأَبْطَلاَ فَرَائِضَكَ، وَأَلْحَدَا فِي آَيَاتِكَ وَعَادَيَا أَوْلِيَاءَكَ وَوَالَيَا أَعْدَاءَكَ وَحَرَبَا بِلاَدَكَ وَأَفْسَدَا عِبَادَكَ

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pe-ngasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga-nya. Ya Allah, laknatilah dua patung Quraisy, dua thaghut dan jibtnya dua pendusta dan pembohong-nya dan kedua anak perempuannya (Aisyah dan Hafshah), karena mereka telah mengingkari pe-rintah-Mu, mendustakan wahyu-Mu, tidak men-syukuri nikmat-nikmatMu, bermaksiat kepada utusan-Mu, memutar-balik agama-Mu, merubah kitab-Mu, mencintai musuh-musuhMu, menging-kari nikmat-nikmatMu, meninggalkan hukum-hu-kumMu, membatalkan dan mengabaikan kewa-jiban-kewajibanMu, mengkufuri ayat-ayatMu, me-musuhi kekasih-Mu, ber-wala’ dan berloyalitas kepada musuh-Mu, memerangi negeri-negeriMu, dan membinasakan hamba-hambaMu.

اَللَّهُمَّ الْعَنْهُمَا وَأَتْبَاعَهُمَا وَأَوْلِيَاءَ هُمَا وَأَشْيَا عَهُمَا وَمُحِبِّيْهِمَا فَقَدْ أَخْرَبَا بَيْتَ النُّبُوَّةِ وَرَدَمَا بَابَهُ وَنَقَضَا سَقْفَهُ وَأَلْحَقَاسَمَاءَهُ بِأَرْضِهِ وَعَالِيَهُ بِِسَافِلِهِ وَظَاهِرَهُ بِبَاطِنِهِ وَاسْتَأْ صَلاَ أَهْلَهُ وَأَبَادَا أَنْصَارَهُ وَقَتَلاَ أَطْفَالَهُ وَأَخْلَيَا مِنْبَرَهُ مِنْ وَصِيَّتِهِ وَوَارِثِ عِلْمِهِ وَجَحَدَا إِمَامَتَهُ وَأَشْرَكَا بِرَبِّهِمَا فَعَظِّمَ ذَنْبَهُمَا

 وَخَلِدْ هُمَا فِيْ سَقَرٍ وَمَا أَدْرَاكَ مَا سَقَرُ لاَ تُبْقِى وَلاَ تَذَرُ

“Ya Allah, laknatilah mereka berdua beserta pe-ngikutnya dan kekasihnya yang telah merusak ru-mah kenabian (maksudnya Ali bin Abi Thalib dan keluarganya), merobohkan pintunya, menjatuh-kan atapnya, dan membumi-hancurkannya, baik luar maupun dalamnya, mereka telah membina-sakan keluarganya, dan penolong-penolongnya, membunuh anak-anaknya, mengosongkan mim-bar dari wasiatnya, dan pewaris ilmunya, meng-ingkari keimamannya, dan menyekutukan tuhan-nya. Karena itu, besarkanlah dosa mereka ber-dua, dan kekalkanlah dalam (neraka) saqar. Ta-hukah kalian (neraka) saqar, neraka saqar itu ti-dak meninggalkan dan tidak membiarkan (mak-sudnya: seorang yang dilemparkan ke dalam ne-raka diadzabnya sampai binasa, lalu dikemba-likannya seperti semula untuk diadzab kembali).

اَللَّهُمَّ الْعَنْهُمْ بِعَدَدِكُلِّ مُنْكَرٍ أَتَوْهُ وَحَقٍّ أَخْفَوْهُ وَمِنْبَرٍ عَلَوْهُ وَمُؤْمِنٍ أَرْجَوْهُ وَمُنَافِقٍ وَلَّوْهُ وَوَلِّيٍ آذَوْهُ وَطَرِيْدٍ آوَوْهُ وَصَادِقٍ طَرَدُوْهُ وَكَافِرٍ نَصَرَوْهُ وَإِمَامٍ قَهَرُوْهُ وَفَرْضٍ غَيَّرُوْهُ وَأَثَرٍ أَنْكَرُوْهُ وَشَرٍّ آثَرُوْهُ وَدَمٍ أَرَاقُوْهُ وَخَيْرٍ بَدَّلُوْهُ وَكُفْرٍ نَصَبُوْهُ وَكَذِبٍ دَلَّسُوْهُ وَإِرْثٍ نَصَبُوْهُ وَفَيْءٍ اقْتَطَعُوْهُ وَسُحْتٍ أَكَلُوْهُ وَخُمُسٍ اِسْتَحَلُّوْهُ وَبَاطِلِ أَسَّسُوْهُ وُجُوْرٍ بَسَطُوْهُ وَنِفَاقٍ أَسَرُّوْهُ وَعُذْرٍ أَضْمَرُوْهُ وَظُلْمٍ نَشَرُوْهُ وَوَعْدٍ أَخْلَفُوْهُ وَأَمَانَةِ خَانُوْهُ وَعَهْدٍ نَقَضُوْهُ وَحَلاَلٍ حَرَّمُوْهُ وَحَرَامٍِ أَحَلُوْهُ وَبَطْنٍ فَتَقُوْهُ وَجَنِيْنٍ أَسْقَطُوْهُ وَضِلْعِ دَقُّوْهُ وَصَكٍ مَزَقُوْهُ وَشَمْلِ بَدَّدُوْهُ وَعَزِيْزٍ أَذَلُوْهُ وَذَلِيْلٍ أَعَزُّوْهُ وَحَقٍّ مَنَعُوْهُ وَكَذٍبٍ دَلَّسُوْهُ وَحُكْمٍ قَسَبُوْهُ وَإِمَامٍ خَالَفُوْهُ

“Ya Allah, laknatilah mereka, sebanyak kemung-karan yang mereka lakukan, sebanyak kebenaran yang mereka rahasiakan, sebanyak mimbar yang mereka tinggalkan, sebanyak orang Mukmin yang mereka jadikannya bergantung kepadanya, seba-nyak orang munafiq yang mereka cintai, sebanyak kekasih yang mereka siksa, sebanyak orang yang terusir yang mereka lindungi, sebanyak sahabat dan teman yang mereka usir, sebanyak orang ka-fir yang mereka tolong, sebanyak imam yang me-reka tindas, sebanyak kewajiban yang mereka rubah, sebanyak kekufuran yang mereka kibar-kan, sebanyak kebohongan yang mereka tipukan, sebanyak harta warisan yang mereka ambil, seba-nyak fa’i (harta rampasan tanpa perang) yang me-reka rampas, sebanyak harta haram yang mereka makan, sebanyak khumus yang mereka anggap halal, sebanyak kebatilan yang mereka dirikan, sebanyak ketidakadilan yang mereka sebarluas-kan, sebanyak kemunafikan yang mereka sembu-nyikan, sebanyak pengkianatan yang mereka ra-hasiakan, sebanyak kezhaliman yang mereka se-barluaskan, sebanyak janji yang mereka ingkari, sebanyak amanat yang mereka khianati, sebanyak perjanjian yang mereka terjang, sebanyak yang di-halalkan yang mereka haramkan, sebanyak yang diharamkan yang mereka halalkan, sebanyak pe-rut yang mereka bedah, sebanyak janin yang me-reka gugurkan, sebanyak tulang rusuk yang mere-ka hancurkan, sebanyak punggung yang mereka cabik-cabik, sebanyak persatuan yang mereka pe-cahkan, sebanyak keluhuran yang mereka hina-kan, sebanyak kehinaan yang mereka agungkan, sebanyak kebenaran yang mereka larang, seba-nyak kebohongan yang mereka palsukan, seba-nyak kekuasaan yang mereka rampas, sebanyak imam yang mereka pungkiri.”

اَللَّهُمَّ الْعَنْهُمْ بَعِدْدِ كُلِّ أَيَةٍ حَرَّفُوْهَا وَفَرِيْضَةٍ تَرَكُوْهَا وَسُنَّةٍ غَيَّرُوْهَا وَأَحْكَامٍ عَطَّلُوْهَا وَرُسُوْمِ قَطَعُوْهَا وَوَصِيَّةٍ بَدَّلُوْهَا وَأُمُوْرٍ ضَيَّعُوْ هَا وَبَيْعَةٍ نَكَثُوْهَا وَشَهَادَاتِ كَتَمُوْهَا وَدَعْوَاءٍ أَبْطَلُوْهَا وَبَيِّنَةٍ أَنْكَرُوْهَا وَحِيْلَةٍ أَحْدَثُوْهَا وَخِيَانَةٍ أَوْرَدُوْهَا وَعَقَبَةٍ ارْتَقُوْهَا وَدَبَّابٍ دَحْرَجُوْهَا وَأَزْيَانِ لُزِمُوْهَا

“Ya Allah, laknatilah mereka sejumlah ayat yang mereka rubah, sebanyak kewajiban yang mereka tinggalkan, sebanyak sunnah yang mereka rubah, sebanyak hukum yang mereka buang, sebanyak uang yang mereka ambil, sebanyak wasiat yang mereka ganti, sebanyak perintah yang mereka sia-siakan, sebanyak baiat yang mereka terjang, se-banyak kesaksian yang mereka sembunyikan, se-banyak pengakuan yang mereka batalkan, seba-nyak bukti yang mereka ingkari, sebanyak tipu daya yang mereka wujudkan, sebanyak penghi-anatan yang mereka lakukan, sebanyak musibah yang mereka limpahkan, sebanyak kesulitan yang mereka luncurkan, sebanyak pakaian atau per-hiasan yang selalu mereka kenakan.”

اَللَّهُمَّ الْعَنْهُمْ فِي مَكْنُوْنِ السِّرِ وَظَاهِرِ الْعَلاَ نِيَّةِ لَعْنًا كَبِيْرًا أَبَدًا دَائِمًا دَائِبًا سَرْمَدًا لاَ انْقِطَاعُ لِعَدَدٍهٍ وَلاَ نَفَادَ ِلأَمَدِهِ لَعْنًا قُيُوْدُ أَوَّلُهُ وَلاَ يَنْقَطِعُ أَخِرُهُ لَهُمْ وَِلأَعُوَانِهِمْ وَأَنْصَارِهِمْ وَمُحِبِّيْهِمْ وَمُوَالِيْهِمْ وَالْمُسْلِمُوْنَ لَهُمْ وَالسَّا ئِلِيْنَ إِِلَيْهِمْ وَالنَّا هِقِيْنَ بِاحْتِجَا جِهِمْ وَالنَّا هِضِيْنَ بِأَ جْنِحَتِهِمْ وَلْمُقَتَد يْنَ بَكَلاَ مِهِمْ وَالْمُصَدِّ قِيْنَ بِأَحْكَامِهِمْ

“Ya Allah, laknatilah mereka dalam keadaan ra-hasia dan jelas dengan sebanyak-banyaknya lak-nat, dan selama-lamanya, yang tidak terbatas bi-langannya, dan tidak berakhir lamanya, laknati-lah dengan laknat yang diawali dengan pembe-lengguan dan tidak berakhir dari pembeleng-guan, laknat mereka beserta teman-temannya, penolong-penolongnya, kekasihnya, orang yang taat kepadanya, yang memohon kepadanya, yang berhujjah dengan dalilnya, yang setia bersama-nya, yang mengikuti ucapannya dan yang mem-benarkan hukum-hukumnya.”

اَللَّهُمَّ عَذَّبْهُمْ عَذَابًا يَسْتَغِيْثُ مِنْهُ أَهْلُ النَّارِ آمِيْنَ يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

“Ya Allah, siksalah mereka dengan siksa yang penduduk neraka minta pertolongan dari siksa tersebut. Amien.”

Kemudian ini diucapkan 4 kali:

اَللَّهُمَّ الْعَنْهُمْ جَمِيْعًا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ فَاغْنِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَعِذْنِيْ مِنَ الْفَقْرِ رَبِّ إِنِّي أَسَأْتُ وَظَلَمْتُ نَفْسِيْ وَاعْتَرَفْتُ بِذُنُوْبِيْ وَهَا أَنَا بَيْنَ يَدَيْكَ فَخُذُ لِنَفْسِكَ رِضَا هَا مِنْ نَفْسِيْ لَكَ الْعَتْبَي لاَ أَعُوْدُ فَإِنْ عُدْتُ فَعُدْ عَلَي بِالْمَغْفِرَةِ وَالْعَفْوُلَكَ بِفَضْلِكَ وُجُوْدِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَكَرَمِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Ya, Allah, laknatilah mereka semua. Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, cukupkanlah untukku apa yang Engkau halalkan dari apa yang Engkau haram-kan, dan lindungilah aku dari kefakiran. Ya Rabb, aku telah berbuat keburukan dan menzhalimi diri sendiri, dan aku telah mengakui semua dosa, ka-renanya, aku datang di hadapan-Mu maka ridhai-lah aku, hanya kepada-Mu tempat kembali dan aku berjanji tidak akan bermaksiat lagi, jika aku kembali bermaksiat, maka ampunilah kembali, dan maafkanlah aku. Dengan karunia-Mu, kemu-rahan-Mu, ampunan-Mu, kedermawanan-Mu, wahai Dzat yang Maha Pengasih. Semoga Allah memberikan shalawat kepada tuannya para rasul, penutup para nabi, beserta keluarganya yang baik lagi suci dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Pengasih.”[1]

 

 

 

Ñc&dÐ

 

 



[1]       Miftahul Jinan, al-Qummi, hal. 114


 

 
Retour a la page principale
قسم الأخـبـار :: الدفاع عن السنة