Inilah Kesesatan Aqidah Syi’ah
Abdullah bin Muhammad As-Salafi  
  Kunjungan Buku : 66225  
Inilah Kesesatan Aqidah Syi’ah
     Inilah Kesesatan Aqidah Syi’ah
     Mukaddimah
     Sejarah Lahirnya Rafidhah
     Sebab Penamaan Syi’ah dengan Rafidhah
     Berbagai Macam Sekte Rafidhah
     Aqidah Bada’ yang Diyakini oleh Rafidhah
     Aqidah Rafidhah tentang Sifat-sifat Allah
     Aqidah Rafidhahtentang al-Qur'an yang Dijaga Keotentikannya oleh Allah
     Aqidah Rafidhah tentang Para Sahabat Rasulullah
     Sisi Kesamaan Antara Yahudi dan Rafidhah
     Aqidah Rafidhah tentang Imam-imam Mereka
     Aqidah Raj’ah bagi Rafidhah
     Aqidah Rafidhah tentang Taqiyyah
     Aqidah Rafidhah tentang ath-Thinah
     Aqidah Rafidhah tentang Ahlus Sunnah
     Aqidah Rafidhah tentang Nikah Mut’ah dan Keutamaannya
     Aqidah Rafidhah tentang Kota Najf dan Karbala serta Keutamaan Menziarahinya
     Sisi Perbedaan Antara Syi’ah dan Ahlus Sunnah
     Aqidah Rafidhah tentang Hari ‘Asyura dan Keutamaannya Menurut Mereka
     Aqidah Rafidhah tentang Bai’at
     Hukum Pendekatan Antara Ahlus Sunnah yang Mengesakan Allah dengan Syi’ah yang Menyekutukan-Nya
     Komentar Ulama Salaf dan Khalaf tentang Rafidhah
     Surat al-Wilayah yang Diakui Rafidhah Termasuk Satu Surat dalam al-Qur’an
     Lauh Fathimah Didakwakan Sebagai Wahyu yang Turun kepada Fathimah
     Doa Dua Patung Quraisy
     Penutup
     Referensi Penting untuk Membantah Aqidah Syi’ah
     Buku-buku Kontemporer
     Beberapa Situs Rujukan untuk Membantah Syi'ah
     Sambutan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
 
Sebab Penamaan Syi’ah dengan Rafidhah

Penamaan dengan nama ini disebutkan oleh salah satu pembesar mereka yaitu al-Majlisi dalam kitabnya Biharul Anwar. Dia mengatakan: “Bab tentang keuta-maan orang-orang Rafidhah dan terpujinya menama-kan diri dengannya.” Kemudian dia menyebutkan ri-wayat dari Sulaiman al-A'masy, dia mengatakan: “Aku memasuki tempat Abu Abdullah Ja'far bin Muhammad. Aku berkata: “Aku menjadi penebusmu, sesungguh-nya manusia menamai kita dengan nama Rawafidh (bentuk jamak dari Rafidhah−penj), sebenarnya apa makna Rawafidh?” Maka dia berkata: “Demi Allah, se-benarnya bukan mereka yang menamai, tetapi Allah-lah yang menamai kalian dengan nama itu dalam ki-tab Taurat dan Injil melalui perkataan Musa dan Isa.”[1]

Dikatakan juga, mereka diberi nama Rafidhah di-karenakan mereka mendatangi Zaid bin Ali bin Husain seraya berkata, “Berlepas dirilah kamu dari Abu Bakar dan Umar, dengan demikian kami akan bergabung ber-samamu”, kemudian Zaid menjawab, “Mereka berdua adalah sahabat kakek saya (Rasulullah r), justru aku setia dan cinta kepada mereka berdua.” Maka mereka berkata: “Jika demikian kami menolakmu.” Dengan demikian mereka diberi nama “Rafidhah” artinya go-longan penolak. Adapun orang-orang yang berbai'at dan setuju dengan Zaid diberi nama Zaidiyyah.[2]

Dalam suatu pendapat dikatakan mereka diberi nama Rafidhah dikarenakan menolak kepemimpinan Abu Bakar dan Umar.[3] Dalam pendapat yang lain, di-beri nama Rafidhah dikarenakan penolakan mereka terhadap agama.[4]

 

 

Ñc&dÐ



[1]       Kitab Biharul Anwar karangan al-Majlisi (65/97). Buku ini ter-

masuk referensi terakhir mereka.

[2]       At-Ta'liqaat 'ala Matni Lum'atil I'tiqaad oleh guru kami Syaikh Abdullah al-Jibrin,108.

[3]       Maqaalaatul Islamiyyin (1/89). Catatan kaki oleh Muhyiddin Abdul Hamid.

[4]       Maqaalaatul Islamiyyin (1/89)


 

 
Retour a la page principale
قسم الأخـبـار :: الدفاع عن السنة